FAKTA FAKTA YANG TERJADI DI DUNIA FILM DEWASA JEPANG, TERNYATA MENCENGANGKAN LHO!!! YUK KITA SIMAK ULASANNYA…

RATUDIMINOQQ – Untuk beberapa orang, terlebih pria, film dewasa yaitu satu hiburan yang cukup ampuh untuk menyingkirkan stres. Seakan, film-film panas itu jadi satu pelampiasan fantasi liar yang sampai kini tidak tersalurkan.

Sayangnya, tontonan itu akan berbentuk adiktif serta meracuni otak mereka yang memandangnya. Jadi bukanlah hal yang aneh bila industri film yang satu ini dapat tumbuh subur sampai sekarang ini karna beberapa orang yang kecanduan menontonnya.

Tetapi dibalik itu semuanya, nyatanya ada kenyataan miris tentang beberapa artis yang membintangi film biru itu. Jauh dari angan-angan kita kalau jadi pemain film esek-esek itu senantiasa hidup enak, yang ada jadi mereka sengsara baik fisik, psikis ataupun finansial.

Jadi seperti apa kehidupan sebenarnya beberapa pemain film panas ini? Simak penjelasan di bawah ini.

BAYARAN BESAR HANYA MEMBUAT MEREKA YANG SUDAH MAKAN ASAM MANIS DUNIA SEKS

angan dipandang bila bekerja di industri esek-esek juga akan semudah seperti yang ada pada kepala beberapa orang. Mungkin saja kita berasumsi kerja beberapa aktris serta aktor cuma main adegan ranjang lalu segera bisa bayaran besar.

Sayang semua tidak sesimpel itu. Di Amerika untuk artis yang profesional mungkin saja memanglah memperoleh pendapatan hingga Rp 26 juta untuk sekali main, bayaran itu dapat Poker uang asli ditambah Rp 6 juta bila mereka ingin main dalam adegan sesama type.

Tetapi sayangnya untuk mereka yang kurang “jam terbang” dalam dunia esek-esek cuma dibayar Rp 1, 9 juta dalam sekali main. Berlainan sekali lagi dengan yang berada di Jepang, disana pemain baru cuma dibayar bahkan juga hingga Rp 300 ribu per filmnya.

Terang dengan bayaran awal sesuai sama itu rasa-rasanya mustahil dapat bertahan hidup di kota besar luar negeri seperti New York ataupun Tokyo.

RAWAN DENGAN SEBUAH PELECEHAN

Karena senantiasa bertindak jadi wanita nakal, kelihatannya image ini senantiasa melekat pada beberapa pemain itu didunia riil. Mengakibatkan beberapa orang yang berasumsi beberapa pemain wanita itu yaitu wanita gampangan.

Ditulis dari media besar luar negeri Mstarz, banyak beberapa pemain wanita alami pelecehan waktu diluar syuting, umumnya aktornya yaitu beberapa fans dari artis itu.

Dengan kondisi profesi mereka jadi situs judi online terpecaya artis film dewasa, itu jadi satu masalah. Pasalnya umumnya laporan pelecehan yang didapatkan tidak digubris oleh pihak kepolisian mengingat profesi mereka. Pada akhirnya beberapa artis ini cuma pasrah karna hukum tidak memihak pada mereka.

PENYIKSAAN DAN ADEGAN RANJANG BERULANG ULANG

Pembuatan film dewasa tidak semudah seperti yang kita fikirkan. Janganlah berharap bila film dapat rampung dalam 1x take. Sama dengan pembuatan film umum atau FTV, take mesti dikerjakan dengan berkali-kali serta dari angle yang berlainan. Tersebut hal yang umumnya buat menanggung derita beberapa pemain film saat ini.

Mengakibatkan dalam 1x film, mungkin saja telah beberapa puluh kali beberapa pemain mesti lakukan adegan ranjang serta terang ini juga akan begitu menyiksa keadaan fisik mereka. Belum juga terkadang pihak produser memohon aktris serta aktor untuk bermain adegan ranjang yang “ekstrem”.

Dari mulai penyiksaan sampai terkait tubuh dengan judi online domino orang banyak. Semuanya mesti dikerjakan pemain bila memanglah menginginkan popularitasnya naik.

RAWAN PENYAKIT BERBAHAYA

Seperti yang di ketahui, kehidupan beberapa aktris serta aktor ini begitu erat dengan penyakit beresiko. Biasanya terkait tubuh dengan adanya banyak orang buat mereka rawan terkena penyakit seperti HIV, Herpes sampai kencing nanah.

Bukanlah hal yang aneh bila banyak beberapa pemain film panas ini wafat dikarenakan penyakit beresiko itu. Dr. Sharon Mitchell, bekas aktris porno serta pendiri of Adult Industry Medical Healthcare Foundation menyebutkan 66 % pemain film dewasa terserang Herpes, 12-28 % terserang penyakit kelamin serta 7 % terserang HIV AIDS. Benar-benar tidak setimpal dengan poker terpercaya bayaran yang diperoleh.

Dari sebagian kenyataan itu kita ketahui nyatanya jadi bintang film dewasa begitu jauh dari kata bahagia. Terkecuali tidak mematuhi beberapa etika yang berlaku, mereka sangat riskan terserang penyakit yang menyebar. Mungkin saja bila dihitung bayarannya memanglah lumayan fantastis, namun tidak sepadan dengan resikonya.

 

 

Like